Aspirasi

Orang Sukses Selalu Punya 1000 Solusi untuk 1 Masalah

Orang Sukses Selalu Punya 1000 Solusi untuk 1 Masalah

Apakah diantara list ini termasuk alasanmu juga untuk tidak memulai bisnis paytren sejak dini?

Gaptek
Sibuk ngantor
Sibuk ngurus anak
Sibuk kuliah
Sibuk dagang
Gak mau ribet
Gak ada modal

Ini jawaban kami:
Gaptek mu bisa diobati dengan belajar dan usaha.

Sibuk ngantor bisa dikerjakan online. Tentunya dengan trik jitu dari mentor2 yang sudah pengalaman dan tau caranya. So, tinggal belajar aja. Ingat yaaa. Gak selamanya kan kamu mau jadi karyawan kantoran? Digaji terus. Pikirkan masa depan saat kamu tua dan punya keluarga besar. Pasti kamu juga mau kan ada uang ygv terus ngalir meski duduk manis dan tiduran?

Sibuk ngurus anak. Justru bisnis ini cocok banget buat orang rumahan. Biaya murah banget untuk sebuah bisnis serius. Dijalankan santai secara online dari rumah. Sambil masak, ngemong anak. Asal mau belajar dan usaha. Emang ibu2 mau nanggung resiko kalailu suatu saat (na’udzubillahi min dzalik) suami kecelakaan dan tidak bisa bekerja lagi, suami dipecat, suami nikah lagi. Mau dapat duit dari mana? So, jadilah wanita mandiri.

Sibuk kuliah. Ini bisnis enak banget lo sayy. Gak pake tupo2, gak pake stok barang, gak pake expired, gak pake ketinggalan trend. Kita cuma cerita keunggulan paytren, manfaat, dan sisi positif lainnya. Kalau ada yg mau beli ya tinggal layani, hadirkan, tunjukkan modelnya melalui smartphone kamu doang. Enak kan? Masih muda sudah kece badai. Keren dong,,,

Sibuk dagang. Hemz, say,,, perlu tarik nafas nich. Sekarang gini aja. Pikir ya! Now jaman udah beda. Serba digital. Gak heran yaa banyak pasar online dibuka. Banyak yg nyaman dengan dunia jual beli online. Sementara pasar offlinenya makin surut. Makanan saja, pake online! Kebayang kan, bagaimana dahsyatnya online!

Ini silakan bandingkan soal keuangannya yaaa:
Modal sekali seumur hidup cuma 350.000. Bandingkan dengan modal daganganmu sekarang. Berapa harga gerobak? Biaya isinya? Biaya produksinya? Jauh banget kan?

Apalagi yang sewa toko, kontrak, biayanya berapa? Belum tentu laris manis. Sementara paytren, pasti dibutuhkan semua orang karena layanan paten, melayani transaksi semua org tanpa dipaksa. Tinggal kenalkan aja dengan aplikasinya, tunjukin. Kasi tau manfaat dan keunggulannya.

Kalau paytren cuma sekali bayar 350.000. Kerjanya nyantai. Bisa online atau offline. Tinggal belajar dan usaha.

Gak mau ribet. Siapa bilang ribet? Kamunya aja berpikir ribet. Kenali dulu, pahami, baru bilang ribet yaaa. Ini bisnis simple dan mudah banget dijalankan.

Gak ada modal? Kamu bisa pinjam, cari! Sukses butuh pengorbanan, betul?

Sponsor kamu dan tim ahlinya hanya memberikan saran, masukan dan tips, melengkapi fasilitas yang dibutuhkan, dan membimbing.

Kesuksesan? Semua di tangan kamu. Mau merubah hidup ya harus punya tekad dan berani nekat. Punya keinginan dan kemauan, usaha untuk belajar, serta pengorbanan.

Bentuklah kesuksesanmu sedini mungkin bersama kami di Paytren.

Salam sukses berjamaah

KEHIDUPAN SESEORANG BERGANTUNG PADA BAGAIMANA CARA BERPIKIR

KEHIDUPAN SESEORANG BERGANTUNG PADA BAGAIMANA CARA BERPIKIR

POSITIVE dan NEGATIVE THINKING

Bro, aku lagi butuh 500 ribu, pentingggg bangetttt, darurat. Please, tolong pinjami aku dulu ya..”. Sahabatnya membalas, “Tunggu barang setengah jam ya broo, secepatnya nanti aku transfer”

Sudah lewat dari 1/2 jam, satu jam, dua jam, tapi sahabatnya, saudara’nya tidak juga memberi kabar. Ketika di telepon pun ternyata HP nya tidak aktif.

Ia pun mengirim SMS, “Selama ini aku tidak pernah mengecewakanmu brooo.Tapi kenapa sekarang engkau lari dariku?! Apa salahku?!”

Setelah dibaca, sahabatnya, saudaranya menelepon kembali dan berkata, “Ya Allah, semoga Allah mengampunimu, Aku tidak bermaksud mematikan HP untuk lari darimu. Aku mematikan HP karena aku sedang menjual HPku untuk membantu kebutuhanmu. Lalu, dari sisa penjualan, aku belikan HP second yang murah agar bisa menghubungimu”

Sahabat’ku..
Saudara’ku..
Manusia hari ini suka berprasangka karena lingkungan yang suka mempengaruhi

Ada sangkaan baik dan ada sangkaan buruk
Orang yang bersantai disangka malas
Orang yang pakai baju baru disangka pamer
Orang yang pakai baju buruk disangka tidak hormat
Orang makan banyak disangka rakus
Orang makan sedikit disangka “diet” ketat
Orang baik disangka buruk
Orang buruk disangka baik
Orang tersenyum disangka mengejek
Orang bermuka masam disangka menyindir
Orang mengkritik disangka tidak senang
Orang diam disangka menyendiri
Orang menawan disangka pakai susuk
Orang sering ikut kajian/ta’lim disangka kelompok aliran macam-macam

Siapa tahu..
Yang diam itu karena berdoa atau bersujud kepada TUHAN atau ALLAH..

Siapa tahu..
Yang tersenyum itu karena beramal..

Siapa tahu..
Yang bermuka masam itu karena mengenang dosa-dosanya..

Siapa tahu..
Yang menawan itu karena bersih hati dan pikirannya..

Siapa tahu..
Yang ceria itu karena cerdas pikirannya & senantiasa mengingat TUHAN..ALLAH….

Siapa tahu..
Yang sering ikut keagamaan itu haus ilmu

Kawan, mari hilangkan pikiran negatif, tanamkan pikiran positif. Agar hati bersih, pikiran tenang, dan hidup lebih sehat.

Salam sukses berjamaah????????

#paytrener
#thinkpositive

NASEHAT UNTUK KITA

NASEHAT UNTUK KITA

Bismillah…

Cinta itu bukan tentang mencari – cari sebuah kekurangan…

karena ketika kau cari kekurangannya, maka selalu akan kau temukan ..

akan tetapi, sudahkah kau lupa?

bahwasannya, tidak ada jiwa manusia yang sempurna..


dan cinta itu adalah bagaimana kita mampu / sanggup…
saling mengisi dan “menggenapkan” sisi kekurangan…
dan juga sisi “kekosongan” ….karena yang sempurna adalah 2 menjadi 1,bukan lebih…, tidak pula dengan ditambah…selalu syukuri, dan instropeksi diri.. dalam hal cinta,bukankah Allah pun mengajarkan tentang hal ini?jangan katakan tidak pernah,karena tarbiyah / pendidikan Allah adalah “kesempurnaan” ..yang tak akan kau dapati dalam buku – buku sainsmu / ilmiahmu..cek diri mulai detik ini!!!



KISAH INSPIRATIF YANG BANYAK MEMBUAT ORANG MENANGIS.

AKIBAT MENGAMBIL UANG IBU RP 150 Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Ada satu kisah nyata yang sangat BERHARGA, diceritakan seorang trainer Kubik Leadership yang bernama Jamil Azzaini di kantor Bea dan Cukai Tipe A Bekasi sekitar akhir tahun 2005. Dalam berceramah agama, beliau menceritakan satu kisah dengan sangat APIK dan membuat air mata pendenga

r berurai. Berikut ini adalah kisahnya: Pada akhir tahun 2003, istri saya selama 11 malam tidak bisa tidur. Saya sudah berusaha membantu agar istri saya bisa tidur, dengan membelai, diusap-usap, masih susah tidur juga. Sungguh cobaan yang sangat berat. Akhirnya saya membawa istri saya ke RS Citra Insani yang kebetulan dekat dengan rumah saya. Sudah 3 hari diperiksa tapi dokter tidak menemukan penyakit istri saya. Kemudian saya pindahkan istri saya ke RS Azra, Bogor. Selama berada di RS Azra, istri saya badannya panas dan selalu kehausan. Setelah dirawat 3 bulan di RS Azra, penyakit istri saya belum juga diketahui penyakitnya. Akhirnya saya putuskan untuk pindah ke RS Harapan Mereka di Jakarta dan langsung di rawat di ruang ICU. Satu malam berada di ruang ICU pada waktu itu senilai Rp 2,5 juta. Badan istri saya –maaf- tidak memakai sehelai pakaian pun. Dengan ditutupi kain, badan istri saya penuh dengan kabel yang disambungkan ke monitor untuk mengetahui keadaan istri saya. Selama 3 minggu penyakit istri saya belum bisa teridentifikasi, tidak diketahui penyakit apa sebenarnya.Kemudian pada minggu ke-tiga, seorang dokter yang menangani istri saya menemui saya dan bertanya, “Pak Jamil, kami minta izin kepada pak Jamil untuk mengganti obat istri bapak.” “Dok, kenapa hari ini dokter minta izin kepada saya, padahal setiap hari saya memang gonta-ganti mencari obat untuk istri saya, lalu kenapa hari ini dokter minta izin ?” “Ini beda pak Jamil. Obatnya lebih mahal dan obat ini nantinya disuntikkan ke istri bapak.” “Berapa harganya dok?” “Obat untuk satu kali suntik 12 juta pak.” “Satu hari berapa kali suntik dok?” “Sehari 3 kali suntik.” “Berarti sehari 36 juta dok?” “Iya pak Jamil.” “Dok, 36 juta bagi saya itu besar sedangkan tabungan saya sekarang hampir habis untuk menyembuhkan istri saya. Tolong dok, periksa istri saya sekali lagi. Tolong temukan penyakit istri saya dok.” “Pak Jamil, kami juga sudah berusaha namun kami belum menemukan penyakit istri bapak. Kami sudah mendatangkan perlengkapan dari RS Cipto dan banyak laboratorium namun penyakit istri bapak tidak ketahuan.” “Tolong dok…., coba dokter periksa sekali lagi. Dokter yang memeriksa dan saya akan berdoa kepada Rabb saya. Tolong dok dicari” “Pak Jamil, janji ya kalau setelah pemeriksaan ini kami tidak juga menemukan penyakit istri bapak, maka dengan terpaksa kami akan mengganti obatnya.” Kemudian dokter memeriksa lagi. “Iya dok.”Setelah itu saya pergi ke mushola untuk shalat dhuha dua raka’at. Selesai shalat dhuha, saya berdoa dengan menengadahkan tangan memohon kepada Allah, -setelah memuji Allah dan bershalawat kepada Rasululloh, “Ya Allah, ya Tuhanku….., gerangan maksiat apa yang aku lakukan. Gerangan energi negatif apa yang aku lakukan sehingga engkau menguji aku dengan penyakit istriku yang tak kunjung sembuh. Ya Allah, aku sudah lelah. Tunjukkanlah kepadaku ya Allah, gerangan energi negatif apakah yang aku lakukan sehingga istriku sakit tak kunjung sembuh ? sembuhkanlah istriku ya Allah. Bagimu amat mudah menyembuhkan penyakit istriku semudah Engkau mengatur Milyaran planet di muka bumi ini ya Allah.” Kemudian secara tiba-tiba ketika saya berdoa, “Ya Allah, gerangan maksiat apa yang pernah aku lakukan? Gerangan energi negatif apa yang aku lakukan sehingga aku diuji dengan penyakit istriku tak kunjung sembuh?” saya teringat kejadian berpuluh-puluh tahun yang lalu, yaitu ketika saya mengambil uang ibu sebanyak Rp150,-. Dulu, ketika kelas 6 SD, SPP saya menunggak 3 bulan. Pada waktu itu SPP bulanannya adalah Rp 25,. Setiap pagi wali kelas memanggil dan menanyakan saya, “JaMil, kapan membayar SPP ? JaMil, kapan membayar SPP ? JaMil, kapan membayar SPP ?” Malu saya. Dan ketika waktu istrirahat saya pulang dari sekolah, saya menemukan ada uang Rp150, di bawah bantal ibu saya. Saya mengambilnya. Rp75,- untuk membayar SPP dan Rp75,- saya gunakan untuk jajan. Saya kemudian bertanya, kenapa ketika berdoa, “Ya Allah, gerangan maksiat apa? Gerangan energi negatif apa yang aku lakukan sehingga penyakit istriku tak kunjung sembuh?” saya diingatkan dengan kejadian kelas 6 SD dulu ketika saya mengambil uang ibu. Padahal saya hampir tidak lagi mengingatnya ??. Maka saya berkesimpulan mungkin ini petunjuk dari Allah. Mungkin inilah yang menyebabkan istri saya sakit tak kunjung sembuh dan tabungan saya hampir habis. Setelah itu saya menelpon ibu saya, “Assalamu’alaikum Ma…”“Wa’alaikumus salam Mil….” Jawab ibu saya. “Bagaimana kabarnya Ma ?”“Ibu baik-baik saja Mil.” “Trus, bagaimana kabarnya anak-anak Ma ?” “Mil, mama jauh-jauh dari Lampung ke Bogor untuk menjaga anak-anakmu. Sudah kamu tidak usah memikirkan anak-anakmu, kamu cukup memikirkan istrimu saja. Bagaimana kabar istrimu Mil, bagaimana kabar Ria nak ?” –dengan suara terbata-bata dan menahan sesenggukan isak tangisnya-. “Belum sembuh Ma.” “Yang sabar ya Mil.” Setelah lama berbincang sana-sini –dengan menyeka butiran air mata yang keluar-, saya bertanya, “Ma…, Mama masih ingat kejadian beberapa tahun yang lalu ?” “Yang mana Mil ?”“Kejadian ketika Mama kehilangan uang Rp150,- yang tersimpan di bawah bantal ?” Kemudian di balik ujung telephon yang nun jauh di sana, Mama berteriak, (ini yang membuat bulu roma saya merinding setiap kali mengingatnya) “Mil, sampai Mama meninggal, Mama tidak akan melupakannya.” (suara mama semakin pilu dan menyayat hati), “Gara-gara uang itu hilang, mama dicaci-maki di depan banyak orang. Gara-gara uang itu hilang mama dihina dan direndahkan di depan banyak orang. Pada waktu itu mama punya hutang sama orang kaya di kampung kita Mil. Uang itu sudah siap dan mama simpan di bawah bantal namun ketika mama pulang, uang itu sudah tidak ada. Mama memberanikan diri mendatangi orang kaya itu, dan memohon maaf karena uang yang sudah mama siapkan hilang. Mendengar alasan mama, orang itu merendahkan mama Mil. Orang itu mencaci-maki mama Mil. Orang itu menghina mama Mil, padahal di situ banyak orang. …rasanya Mil. Mamamu direndahkan di depan banyak orang padahal bapakmu pada waktu itu guru ngaji di kampung kita Mil tetapi mama dihinakan di depan banyak orang. SAKIT…. SAKIT… SAKIT rasanya.” Dengan suara sedu sedan setelah membayangkan dan mendengar penderitaan dan sakit hati yang dialami mama pada waktu itu, saya bertanya, “Mama tahu siapa yang mengambil uang itu ?” “Tidak tahu Mil…Mama tidak tahu.” Maka dengan mengakui semua kesalahan, saya menjawab dengan suara serak, “Ma, yang mengambil uang itu saya Ma….., maka melalui telphon ini saya memohon keikhlasan Mama. Ma, tolong maafkan Jamil Ma…., Jamil berjanji nanti kalau bertemu sama Mama, Jamil akan sungkem sama mama. Maafkan saya Ma, maafkan saya….” Kembali terdengar suara jeritan dari ujung telephon sana,“Astaghfirullahal ‘Azhim….. Astaghfirullahal ‘Azhim….. Astaghfirullahal ‘Azhim…..Ya Allah ya Tuhanku, aku maafkan orang yang mengambil uangku karena ia adalah putraku. Maafkanlah dia ya Allah, ridhailah dia ya Rahman, ampunilah dia ya Allah.” “Ma, benar mama sudah memaafkan saya ?” “Mil, bukan kamu yang harus meminta maaf. Mama yang seharusnya minta maaf sama kamu Mil karena terlalu lama mama memendam dendam ini. Mama tidak tahu kalau yang mengambil uang itu adalah kamu Mil.” “Ma, tolong maafkan saya Ma. Maafkan saya Ma?” “Mil, sudah lupakan semuanya. Semua kesalahanmu telah saya maafkan, termasuk mengambil uang itu.”“Ma, tolong iringi dengan doa untuk istri saya Ma agar cepat sembuh.” “Ya Allah, ya Tuhanku….pada hari ini aku telah memaafkan kesalahan orang yang mengambil uangku karena ia adalah putraku. Dan juga semua kesalahan-kesalahannya yang lain. Ya Allah, sembuhkanlah penyakit menantu dan istri putraku ya Allah.” Setelah itu, saya tutup telephon dengan mengucapkan terima kasih kepada mama. Dan itu selesai pada pukul 10.00 wib, dan pada pukul 11.45 wib seorang dokter mendatangi saya sembari berkata, “Selamat pak Jamil. Penyakit istri bapak sudah ketahuan.” “Apa dok?” “Infeksi prankreas.” Saya terus memeluk dokter tersebut dengan berlinang air mata kebahagiaan, “Terima kasih dokter, terima kasih dokter. Terima kasih, terima kasih dok.” Selesai memeluk, dokter itu berkata, “Pak Jamil, kalau boleh jujur, sebenarnya pemeriksaan yang kami lakukan sama dengan sebelumnya. Namun pada hari ini terjadi keajaiban, istri bapak terkena infeksi prankreas. Dan kami meminta izin kepada pak Jamil untuk mengoperasi cesar istri bapak terlebih dahulu mengeluarkan janin yang sudah berusia 8 bulan. Setelah itu baru kita operasi agar lebih mudah.” Setelah selesai, dan saya pastikan istri dan anak saya selamat, saya kembali ke Bogor untuk sungkem kepada mama bersimpuh meminta maaf kepadanya, “Terima kasih Ma…., terima kasih Ma.”Namun…., itulah hebatnya seorang ibu. Saya yang bersalah namun justru mama yang meminta maaf. “Bukan kamu yang harus meminta maaf Mil, Mama yang seharusnya minta maaf.” Sahabat … Sungguh benar sabda Rasulullaah shalallaahu ’alaihi wa sallam : “Ridho Allah tergantung kepada keridhoan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua” (HR Bukhori, Ibnu Hibban, Tirmidzi, Hakim) “Ada tiga orang yang tidak ditolak doa mereka: orang yang berpuasa sampai dia berbuka, seorang penguasa yang adil, dan doa orang yang teraniaya. Doa mereka diangkat Allah ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, ‘Demi keperkasaan-Ku, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera.” (HR. Attirmidzi) Kita dapat mengambil HIKMAH bahwa: Bila kita seorang anak … Janganlah sekali-kali membuat marah orang tua, karena murka mereka akan membuat murka Allah subhanahu wa ta’ala. Dan bila kita ingin selalu diridloi-Nya maka buatlah selalu orang tua kita ridlo kepada kita.Jangan sampai kita berbuat zholim atau aniaya kepada orang lain, apalagi kepada kedua orang tua, karena doa orang teraniaya itu terkabul. Bila kita sebagai orang tua … Berhati-hatilah pada waktu marah kepada anak, karena kemarahan kita dan ucapan kita akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, dan kadang penyesalan adalah ujungnya. Doa orang tua adalah makbul, bila kita marah kepada Anak, Berdoalah untuk kebaikan anak-anak kita, maafkanlah mereka….. Semoga kita di karuniai anak keturunan yang shaleh dan shalehah, yang pintar dan kreatif dan menjadi kebanggaan kita dalam kebaikan. Aamiin… ~salam jabat erat 


Waktu berharga pengasuhan anak  7 tahun pertama (0-7 tahun):  

Perlakukan anakmu sebagai raja.  Zona merah – zona larangan  jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.  Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang otak kanannya.  7 tahun kedua (7-14 tahun):  Perlakukan anakmu sebagai pembantu atau tawanan perang. 
Zona kuning – zona hati-hati dan waspada.
Latih anak-anak mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll.
Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya. 7 tahun ketiga (14-21 tahun): Perlakukan anak seperti sahabat.Zona hijau – sudah bisa jalan. Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga. 7 tahun keempat (21-28 tahun):Perlakukan sebagai pemimpin. Zona biru – siap terbang. Siapkan anak untuk menikah. Pada masa anak-anak yang berkembang otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun. Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat.????Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun. Ampun dah lama bener ya? Ternyata ada rahasia Allah mengapa diatur seperti itu √Laki-laki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreatifitas dan explorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat.√Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi regulator dan manajer yang harus penuh keteraturan dan ketelitian. ** Untuk memberikan intruksi pada anak, gunakan suara Ayah. Karena suaranya bus, empuk dan enak di dengar.** Kalau suara Ibu memerintah, cenderung melengking seperti biola salah gesek. Itu bisa merusak sel syaraf otak anak. 250rb sel otak anak rusak ketika dimarahin ** Solusinya, Ibu bisa menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi. Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sedang. Cocok untuk mendongeng atau bercerita. ++ Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak: 1. Merangkul pundak anak sambil ditepuk lembut. 2. Sambil mengelus tulang punggung anak sampai ke tulang ekor. 3. Sambil mengusap kepala. Dengan sentuhan ada gelombang yang akan sampai ke otak anak sehingga sel-sel cintanya tumbuh subur.Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Silahkan di share agar lebih banyak yang mengetahui … semoga bermamfaat …